Jadikan Membaca Sebagai Refleksi

Membaca memang kegiatan yang erat dengan kehidupan kita, tapi apakah kita sudah berhasil merefleksikannya dalam kehidupan sehari-hari? “Dalam membaca, tujuan kita bukan studying tapi learning,” tegas Aulia Ardista saat menjadi pembicara dalam workshop Membaca Kritis, Sabtu (23/6).  Acara ini merupakan kelas pertama dari serangkaian kegiatan Kelas Literasi yang merupakan kolaborasi antara Klub Seri Buku, Lembaga Pengabdian, dan Pengembangan Masyarakat Universitas Airlangga.
Aulia Ardista adalah penggagas akun bookstagram @nonfictionbookclub_ dengan konten berupa resensi buku-buku non-fiksi. Awalnya akun tersebut hanya diniati Aulia sebagai sarana memastikan pemahamannya terkait buku yang ia baca, kini sudah berkembang dengan memiliki lebih dari 6.000 pengikut di instagram. Untuk memahami buku, Aulia menerapkan cara membaca kritis.
Dalam kelas menulis yang bertempat di Satu Atap Co-working Space, Aulia membagikan kiat-kiat yang biasa dilakukan ketika membaca buku. Ia selalu berusaha menjadi pembaca yang aktif dengan menggarisbawahi hal-hal penting yang ia temukan saat membaca. Setelah selesai membaca, Aulia melakukan reading evaluation untuk memantau proses pemahamannya dengan menuliskan konsep-konsep baru yang ia dapatkan.

Aulia Ardista ketika memaparkan materi membaca kritis

Membaca memang tidak selalu ‘belajar’, tapi membaca adalah salah satu sarana efektif untuk mempelajari sesuatu.  Membaca kritis dapat memacu manusia untuk menjadi lifelong learner. Ketika membaca, kita akan menemukan banyak sudut pandang baru. Esensi-esensi yang dikemukakan oleh penulis tentu saja berbeda, karena itu Aulia tertarik membaca beberapa buku dengan tema yang sama sebagai perbandingan. Ketika membaca, perbedaan pendapat dengan penulis merupakan hal yang sangat wajar. Hal ini bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi yang akan dituangkan di resensi. Dengan membaca kritis, membaca tak sekedar sebagai sarana hiburan atau pencarian informasi belaka, tapi juga sebagai sarana membuka pandangan terhadap konsep baru yang ditawarkan.

Penulis: Raisya Farizqa Latifa
Editor: Aprilia Nur Azizah
Jadikan Membaca Sebagai Refleksi Jadikan Membaca Sebagai Refleksi Reviewed by Raisya Latifa on Juni 23, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar